Home / Friends Of ACER / Articles

Articles

 

Written by Leonita Julian

 

“Mereka anggap punya pacar yang dikenal lewat situs pertemanan tuh keren and ngetren! Repot kan?? Padahal belum tentu mereka bisa ketemu pacarnya tadi. Secara yang satu tinggal di gunung,satu lagi tinggal di kota.Duh repot deh..”

 Begitulah keluhan teman saya, seorang guru daerah. Ia khawatir murid-muridnya salah paham dengan maksud situs pertemanan. Bila situs pertemanan dimanfaatkan untuk mencari sebanyak-banyaknya teman, meski dengan lawan jenis, mungkin tak bermasalah. Yang meresahkan adalah bila ABG-ABG cewek berkenalan dengan sesama ABG atau bahkan yang usianya lebih tua untuk dijadikan pacar!

Umumnya mereka begitu emosional, berbunga-bunga. Mereka anggap bila mendapatkan pacar yang kenal via situs pertemanan itu keren, sehingga sering pamer sesama teman via status updates. Kenyataannya, dengan lokasi yang berjauhan, belum tentu mereka bisa saling bertemu. Yang satu di daerah, yang lain di kota. Yang satu berbunga-bunga, yang lain entah sedang bersama siapa. Hanya melalui internet, belum tentu juga mereka bisa mengenal karakter si pacar.

Word can hurt you, if you let them. People say them and forget them!

Dalam usia ABG yang masih mencari jati diri atau masih labil, mereka masih belum paham benar mana yang salah dan benar. Mereka masih menikmati masa muda yang mudah terayu dan berbunga-bunga, tanpa menyadari bahaya ke depannya. Terkadang bila dinasehati pun akan mudah tersinggung.

Meski tak jarang juga yang jadian bahkan menikah melalui internet, tetapi masih ingatkah peristiwa penculikan ABG yang berkenalan dengan pacarnya via facebook? Bagaimana bila terjadi pada mereka juga?

Bisakah teman-teman percaya dengan teman baru di facebook yang belum pernah kita temui? Ya kadang kita begitu mudahnya percaya tanpa mengenal lebih lanjut ya. Kalau untuk berteman sih tak masalah. Makin banyak teman dan networking makin baik. Tetapi kalau pakai perasaan a.k.a cinta, wah tunggu dulu!

 

Saran saya, to all the girls, sebelum membawa ke hati, pelajari benar-benar karakter teman lawan jenis itu, berdasarkan pengalaman, banyak juga teman-teman di facebook yang bertampang menarik memiliki orientasi yang berbeda dengan saya loh, mereka penyuka sesama jenis, bukan berarti semuanya ya. Ada pula yang tidak berani menemui kita, dalam artian, fisik yang dipamerkan di FB berbeda dengan kenyataannya. Atau kepribadiannya yang 180% berbeda dengan kenyataannya. So, becareful girls!

Social Media seharusnya ajang berteman dan networking, namun banyak juga menyalahgunakannya. Banyak terjadi kriminalitas yang dilakukan melalui facebook. Ada seorang gadis di Boston, USA, yang gantung diri akibat dihina habis-habisan oleh teman-temannya. Parah kan?!
Bukan berarti mengganggu orang di social media tidak ada ganjarannya loh. Seorang gadis di Bogor bernama Farah, pernah diganjar hukuman 5 bulan penjara dan 10 bulan masa percobaan, akibat pencemaran nama baik gadis yang lain. Dan masih banyak kasus yang serupa. Jadi, bijaklah menggunakan social media!

Nah, daripada kita salah gunakan social media atau untuk iseng buang-buang waktu saja, kenapa tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya? Social Media bisa jadi media untuk raih masa depanmu loh!

Berdasarkan pengalaman, berikut hal positif yang saya dapatkan dari social media:

  • Ajang Reuni dan silaturahmi, banyak ketemu teman-teman lama sehingga terjalin lagi silaturahmi. Sudah banyak kejadian, keluarga yang terpisah lama, akhirnya bertemu karena penelusuran di facebook. Kita pun bertemu banyak teman-teman baru yang tanpa kita sadari mempengaruhi masa depan kita.
  • Ilmu dan Info, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan melalui twitter atau facebook. Maksudnya, selain mempelajari komunikasi dan karakter orang, hehe, banyak ilmu baru yang saya dapat dari sharing link atau pengetahuan dan informasi dari status updates mereka yang saya follow. Bahkan seringkali info di twitter lebih up to date daripada info dari koran dan televisi. Tetapi tetap harus cek ricek ya.

 

  • Networking, banyak tokoh-tokoh yang saya kenal via FB dan twitter. So, banyak juga tawaran kerja yang saya dapat akibat eksis di social media
  • Job, saya mendapat berbagai pekerjaan dikarenakan keeksisan di socialmedia. Eksis? Tentunya yang bertanggung jawab donk. Jadi bukan hanya sekedar eksis, tetapi juga memperlihatkan keahlian kita yang positif.
  • Personal Branding, kita bisa bentuk kepribadian kita di social media, bagaimana orang lain mempersepsikan diri kita. Tapi jangan kepribadian yang di’markup’ ya. Hehe. Bagaimanapun, cepat atau lambat orang akan mengetahui karakter kita yang asli. Tunjukkan keahlian kita. Share ilmu kita, karena makin banyak ilmu yang kita share ke orang lain, maka akan makin banyak pula orang yang mengetahui keahlian kita!
  • Bantu sesama, melalui twitter dan facebook, saya bersama teman-teman melakukan aksi social #IndonesiaUnite dan mengumpulkan dana untuk membantu korban gempa, banjir, kebakaran, dan ketidakadilan, hanya melalui twitter dan facebook. So, dari account situs pertemanan yang biasanya hanya untuk main-main pun, kita bisa menyelamatkan banyak orang atau bahkan mengubah dunia!
  • Raih impian, Jangan takut bermimpi! Berawal dari facebook, twitter, plus blog lah saya jadi bisa wujudkan impian saya sedikit demi sedikit, yang tadinya serasa mustahil. Pastikan kamu di track yang benar! Berusahalah ke sana! Kalau di film Inception kita bisa mengontrol mimpi kita, saya katakan, kita memang bisa mengontrol impian kita sehingga tidak hanya sekedar jadi mimpi tapi jadi kenyataan! You can build your dream and make it for real!

Apa yang saya lakukan atau dapatkan, bisa terjadi pada teman-teman kok..asal mau berusaha, berpikir kreatif dan cerdas, serta berani! So, Jadilah eksis dengan tetap bijak dan positif thingking!

 

No related posts.

Tags : , , , ,

About leonita

a writer, blogger, Public Relations, digital PR, marketing communication grad school student

11 Responses to Keuntungan Dan Kesalahan di Situs pertemanan

  1. manteB, menurut pengamatan (pribadi), mayoritas pngguna situs pertemanan adalh mereka para ABG ato remaja yang belum kenal betul untuk apa mereka menggunakan jejaring sosial, walhasil, penyalahgunaan pun terjadi

  2. Pingback: Saykoji, Kalung Hard Disk dan Notebook… | Acer Indonesia

  3. Cesar says:

    berarti sekarang social media-mu, harimau-mu dong?.. *eh

  4. ranu says:

    ada benarnya, khusus bagi remaja memang harus mendapat “perhatian khusus” bukan dilarang tetapi diberi kepercayaan dan tanggung jawab,….sehubungan dengan jejaring sosial ini, banyak contoh (korban) biasanya mereka itu yang “lolos” dari perhatian khusus ortunya,…ehmm sedikit pendapat saja Sis.
    Terima kasih kunjungannya ke blog saya yang masih newbie sekali…

  5. Haidud says:

    Setuju…. se x mbak
    ada lage neh….! dengan media sosial saya bisa menjalin lebih dekat (update lah) hubungan dengan sanak keluarga walaupun kakak, abng, adek dan tman tersebar dipenjuru dunia..!

  6. jolie says:

    saya dapat pacar di FB, kita dah jalan 5 bulan .. :)
    selama 5 bulan kita intens YM an tiap hari
    Insya Allah, 3 bulan lagi kita mo nikah .. hehe
    beneran niih .. doanya aja ya ..
    Kun Fa Yakun !!

  7. Rusa says:

    melalui social media saya kenal cewek cantik yg berusername secret :)

  8. Arham says:

    Maksudnya mengumpulkan bantuan seperti halnya kasus kasus social selama ini.

  9. leonita says:

    Arham : maksudnya gmn tuh? kumpulin bantuan? atau tips?

  10. Arham says:

    Kalau tentang membantu teman yang terkena ledakan Gas gmn? sebenarnya ada nih, hanya kami takut mempublikasi soalnya ada potensi ketersinggungan.

  11. Pingback: Tweets that mention Keuntungan Dan Kesalahan di Situs pertemanan | Acer Indonesia -- Topsy.com

Tinggalkan Komentar Anda

Make sure you enter the * required information where indicated. Please also rate the article as it will help us decide future content and posts.

 


Facebook

Video

Categories

Switch to our mobile site